Butuh Pinjaman Dana Tunai Cepat, Di sini Tempatnya

Butuh Pinjaman Dana Tunai Cepat, Di sini Tempatnya

Kebutuhan yang semakin meningkat namun tidak diimbangi dengan kondisi perekonomian yang stabil membuat masyarakat merasa kesulitan dalam memenuhi semua kebutuhannya. Salah satu alternatif yang paling banyak dipilih oleh masyarakat adalah pinjaman dana tunai cepat.

Cara ini dianggap merupakan salah satu jalan keluar yang dirasa paling aman dan proses pengurusannya juga tidak rumit. Walaupun demikian, tetap ada prosedur dan syarat yang harus dipenuhi agar proses pencairan dana pinjaman bisa terealisasi. Berikut syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon nasabah peminjam dana:

 

  • Warga Negara Indonesia

 

Untuk bisa melakukan pinjaman dana tunai seorang calon nasabah harus merupakan warga negara Indonesia yang sudah mempunyai Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan berdomisili di wilayah Indonesia.

Baca juga: Kiat Jitu Menyiapkan Sajian Kue untuk Momen Lebaran

 

  • Usia Minimal

 

Selain KTP, batas usia bagi nasabah yang ingin melakukan pinjaman minimal berusia 21 tahun dan maksimal 60 tahun. Hal ini berlaku dengan anggapan bahwa usia tersebut merupakan usia produktif yang mempunyai pekerjaan, baik sebagai pegawai atau pengusaha.

Pada sebagian lembaga keuangan, ada yang memberikan kelonggaran usia minimal pengajuan pinjaman yaitu bagi warga negara Indonesia yang sudah mempunyai KTP pada usia di atas 18 tahun. Tapi untuk lebih amannya, sebaiknya jangan melakukan pengajuan pinjaman sebelum usia mencapai 21 tahun ke atas kecuali memang membutuhkan pinjaman dana tunai cepat tanpa prosedur yang berbelit-belit.

Usia 18 tahun sampai dengan 21 tahun merupakan usia di mana semangat dan emosi serta pola pikir yang belum terlalu matang. Walaupun hal ini tidak berlaku untuk semua orang, namun alangkah lebih baiknya jika mengajukan pinjaman dana tunai saat pola pikir sudah lebih matang.

Hal ini bertujuan, semakin matang pola pikir, semakin paham akan tanggung jawab dan konsekuensi sebagai orang yang mempunyai hutang. Dengan tingkat kematangan pola pikir inilah diharapkan para nasabah bisa membayar angsuran pinjaman sebelum jatuh tempo tiba.

Akan halnya dengan batas usia maksimal 60 tahun. Diasumsikan bahwa calon nasabah yang berusia di atas 60 tahun sudah memasuki masa pensiun kerja dan dianggap sudah tidak produktif lagi.

Jadi, bagi yang usianya sudah mencapai 60 tahun lebih baik tidak mencoba mengajukan pinjaman dana tunai. Karena ada kemungkinan pengajuan tersebut akan ditolak oleh lembaga keuangan terkait.

 

  • Besarnya Penghasilan

 

Pada setiap lembaga keuangan yang menyediakan jasa pinjaman dana tunai biasanya mempunyai aturan dan kebijakan tersendiri yang mengatur hal ini. Ada batasan nominal penghasilan tetap calon nasabah setiap bulannya yang akan ditentukan.

Selain itu, lembaga keuangan yang menyediakan jasa pinjaman dana juga melihat kondisi perekonomian daerah calon nasabah yang akan menentukan berapa batas minimal penghasilan tetap calon nasabah yang bisa mengajukan pinjaman. Dengan kata lain, ada perbedaan mengenai penghasilan minimal di setiap daerah atau yang lebih sering disebut sebagai UMR (Upah Umum Regional).

Jika penghasilan tetap calon nasabah lebih dari batas UMR wilayahnya, pengajuan pinjaman dana kemungkinan besar akan disetujui. Tapi jika penghasilannya di bawah UMR, sulit mendapatkan persetujuan pinjaman dana tunai. Hal ini diasumsikan bahwa untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari dengan penghasilan yang kecil saja kurang mencukupi, bagaimana bisa membayar angsuran pinjaman.

 

  • Slip Gaji

 

Sebagai salah satu alternatif mendapatkan dana dengan cepat, pinjaman dana tunai ini cocok bagi karyawan yang memiliki penghasilan atau gaji tetap tapi tidak mempunyai kartu kredit dan tidak memiliki barang yang bisa dijaminkan. Dengan tanpa adanya jaminan seperti BPKB dan sertifikat memberikan kemudahan bagi calon nasabah dalam mengajukan pinjaman. Cukup dengan melampirkan slip gaji atau surat keterangan penghasilan dari perusahaan tempatnya bekerja, calon nasabah sudah bisa mengajukan pinjaman dana tunai.

 

  • Jumlah Maksimal Pinjaman dan Jangka Waktu

 

Sebagai sumber keuangan yang memberikan pinjaman dana tunai secara cepat tanpa jaminan, maka jangka waktu yang ditawarkan juga pendek. Mulai dari kisaran waktu 15 sampai 30 hari batas waktu mengembalikan dana yang sudah dipinjam.

Jumlah dana pinjaman yang ditawarkan bervariasi, mulai dari kisaran 3 juta sampai dengan 5 juta rupiah. Untuk bunganya, calon nasabah dibebani 1% per hari. Jika dihitung total dalam 30 hari, bunganya mencapai 30%. Sedangkan untuk setiap keterlambatan pembayaran akan ada denda sekitar 50 ribu pada hari pertama. Untuk hari berikutnya dihitung sebesar 10 ribu.

Sebagai gambaran, calon nasabah mengajukan pinjaman sebesar 3 juta dengan tempo 30 hari. Maka jumlah yang harus dibayar oleh calon nasabah tersebut sebesar 3.900.000 dengan rincian sebagai berikut :

Jumlah Pinjaman =3.000.000

Bunga yang harus dibayar selama 30 hari 3 juta x 1% x 30 hari =   900.000

Total yang harus dibayar =3.900.000

Perincian tersebut belum termasuk jika ada keterlambatan pembayaran. Tinggal menambahkan jumlah total tersebut di atas dengan biaya keterlambatan selama berapa hari. Jika sampai ada kolektor yang datang ke rumah untuk melakukan penagihan, maka nasabah tersebut akan dikenakan biaya lagi. Besarnya biaya jasa penagihan bisa mencapai 10% dari jumlah dana yang dipinjam.

pada saat nasabah merasa waktu yang diberikan tidak cukup dan meminta perpanjangan waktu, maka pihak pemberi pinjaman akan membebankan biaya perpanjangan waktu kepada nasabah.

Ketika butuh pinjaman dana tunai cepat, di sini tempatnya yang tepat. cekaja.com menyediakan berbagai pilihan tepat untuk calon nasabah yang membutuhkan dana tunai tanpa jaminan. Kunjungi https://www.cekaja.com/kredit dan temukan cara paling mudah yang sesuai dengan kemampuan Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *